Tol IKN Dibuka Gratis Sementara Untuk Arus Mudik 13 Maret 2026

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:32:34 WIB
Tol IKN Dibuka Gratis Sementara Untuk Arus Mudik 13 Maret 2026

JAKARTA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Kalimantan Timur mengumumkan bahwa dua jalan bebas hambatan menuju Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dibuka sementara pada 13–29 Maret 2026. 

Keputusan ini bertujuan memudahkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang diprediksi padat.

Kepala BPPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menegaskan, meskipun tol dibuka gratis, semua pengguna tetap diwajibkan melakukan tapping kartu e-tol sebagai syarat pendataan kendaraan. Tindakan ini tidak akan memotong saldo, tetapi menjadi cara memantau volume kendaraan yang melintasi tol sementara.

“13 hingga 29 Maret 2026, dua gerbang jalan bebas hambatan menuju tol IKN dibuka sementara untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026,” ujar Yudi.

Gerbang Tol dan Jalur yang Difungsikan

Tol IKN sementara dapat diakses melalui Gerbang Manggar dan Seksi 1B Tol IKN dengan jalur penghubung Ring Road Kota Balikpapan. 

Panjang ruas tol yang beroperasi sementara mencapai 52,5 kilometer, dan jam operasional dibuka pukul 06.00–18.00 Wita. Khusus saat Idul Fitri, jalur dibuka lebih awal pukul 05.00 Wita untuk mendukung pelaksanaan Shalat Id di Masjid Negara IKN.

Masyarakat hanya perlu melakukan tapping kartu e-tol untuk membuka gerbang. Standar keselamatan tetap diterapkan dengan kecepatan maksimum 60 kilometer per jam karena tol masih dalam tahap konstruksi. 

Kendaraan yang diperbolehkan melintasi tol adalah golongan I atau mobil kecil, sedangkan bus dan truk tidak diperkenankan.

Jalur tol ini melayani beberapa akses, termasuk dari Balikpapan melalui Gerbang Manggar, dari kawasan IKN melalui akses Bandara Internasional Nusantara, dan dari arah Kalimantan Selatan melalui Simpang Riko dan Simpang ITCHI. Semua jalur diawasi ketat oleh petugas tol untuk menjaga kelancaran arus dan keamanan pengguna.

Pengawasan dan Keselamatan Pengguna

Yudi Hardiana menekankan bahwa pengamanan tol sementara ini menjadi prioritas utama. Petugas disiagakan untuk memastikan kendaraan tetap berjalan aman, memberikan informasi kondisi jalan, dan menanggulangi situasi darurat bila terjadi.

Tol IKN yang masih dalam pembangunan memiliki tantangan tersendiri. Kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan deras, bisa menyebabkan kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan rambu peringatan, marka jalan sementara, dan pengawasan berkala di sepanjang tol.

Kepatuhan terhadap batas kecepatan dan aturan lalu lintas menjadi kunci keamanan. “Keselamatan pengguna adalah prioritas utama. Kita memastikan jalan siap digunakan masyarakat, sekalipun masih dalam tahap konstruksi,” jelas Yudi.

Proyek Infrastruktur IKN dan Dukungan Internasional

Selain dibukanya tol sementara, proyek pembangunan IKN terus berjalan. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengebut pembangunan Jalan Tol IKN Segmen 3B KKT Kariangau–SP Tempadung. 

Pemerintah juga menjajaki kerja sama lanjutan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk proyek strategis lain, mulai dari Tol Probolinggo–Banyuwangi hingga pengembangan IKN.

Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, mengatakan kerjasama RI–Jepang telah berlangsung sejak 1950. Diana menekankan percepatan administrasi proyek Jakarta Sewerage System (JSS) di zona 6 agar konstruksi dapat segera dimulai. JSS ini bertujuan meningkatkan cakupan layanan pengolahan limbah Jakarta hingga lebih dari 20 persen.

Plt Dirjen Cipta Karya Kementerian PU, Endra S Atmawidjaja, menegaskan dukungan JICA tetap diperlukan untuk pembangunan IKN. 

“Pesan Menteri Basuki kepada Menteri Pertahanan Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito di Tokyo September 2024 silam diingatkan kembali, agar Jepang melalui JICA melanjutkan kerja sama,” ujarnya.

Manfaat Tol IKN Sementara Bagi Masyarakat

Pembukaan tol IKN sementara diharapkan memberi manfaat langsung bagi pemudik Lebaran. Akses tol gratis dapat mengurangi kepadatan di jalan arteri utama, mempercepat perjalanan, dan menurunkan risiko kecelakaan.

Pendataan kendaraan melalui e-tol juga membantu pemerintah memantau jumlah kendaraan sehingga pengelolaan lalu lintas lebih optimal. Tol IKN yang masih tahap konstruksi sekaligus menjadi media pengujian operasional untuk memastikan jalur aman sebelum dibuka secara permanen.

Selain itu, tol sementara mendorong pemudik menggunakan jalur lebih efisien, memperkecil kemacetan di rute tradisional, dan memastikan kendaraan golongan I dapat melewati jalur tol secara aman. Dengan pengawasan dan standar keselamatan ketat, masyarakat dapat menikmati mudik lebih nyaman, cepat, dan aman.

Terkini