Garudafood

Garudafood Optimistis Penjualan Kuartal Pertama 2026 Tumbuh Signifikan

Garudafood Optimistis Penjualan Kuartal Pertama 2026 Tumbuh Signifikan
Garudafood Optimistis Penjualan Kuartal Pertama 2026 Tumbuh Signifikan

JAKARTA - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) menatap awal 2026 dengan optimisme tinggi. 

Manajemen perusahaan memperkirakan momentum Ramadan-Lebaran akan menjadi penggerak utama pertumbuhan penjualan kuartal pertama. 

Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana, menegaskan bahwa periode ini merupakan fase strategis bagi perusahaan karena kontribusinya signifikan terhadap kinerja semester pertama.

“Momentum Ramadan–Lebaran selalu menjadi fase penting bagi Garudafood, karena merupakan salah satu kontributor utama terhadap kinerja perusahaan di semester pertama,” ujar Dian.

Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri, permintaan terhadap produk kebutuhan harian dan kategori yang terkait momen kebersamaan diprediksi meningkat signifikan. Kondisi ini didukung pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 dan tingkat kepercayaan konsumen yang stabil pada kuartal I 2026.

Persiapan Operasional dan Kesiapan Stok

Garudafood memfokuskan diri pada kesiapan operasional untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan-Lebaran. 

Perusahaan memastikan ketersediaan stok produk dengan disiplin margin dan efektivitas biaya yang terjaga. Langkah ini diambil agar pertumbuhan penjualan tidak hanya tercapai tetapi juga memperkuat posisi perusahaan di pasar.

“Kami memastikan ketersediaan stok dengan tetap menjaga disiplin margin dan efektivitas biaya. Dengan kesiapan operasional yang lebih solid, manajemen optimistis momentum ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja kuartal berjalan sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar,” kata Dian.

Target pertumbuhan penjualan kuartal pertama 2026 dipatok lebih dari 10% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, mencerminkan optimisme manajemen akan dampak Ramadan terhadap performa bisnis.

Produk Musiman yang Mendominasi Permintaan

Beberapa produk Garudafood mengalami lonjakan penjualan signifikan selama Ramadan. Produk-produk tersebut antara lain Chocolatos Rich Pistachio, Chocolatos Wafer Roll, Gery Butter Cookies, Gery Egg Roll, Gery Wafer Cream, Gery Wafer Roll & Ekstrudat, Chocolatos Gold Edition, Chocolatos Dark Premium Edition, dan Chocolatos Wafer Cream.

Produk-produk ini menjadi pilihan konsumen untuk konsumsi keluarga maupun sajian bagi tamu yang berkunjung. Tren penjualan ini menunjukkan bahwa produk musiman memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan perusahaan pada kuartal awal.

Distribusi dan Kanal Penjualan

Hampir seluruh kanal distribusi Garudafood mencatat peningkatan penjualan selama bulan puasa. Kontribusi terbesar tetap berasal dari general trade dan modern trade, terutama untuk produk musiman. 

Penjualan biasanya meningkat signifikan setelah pencairan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan sektor swasta maupun pemerintah.

Selain itu, perusahaan juga aktif mengembangkan kanal digital untuk memperkuat distribusi. Melalui platform e-commerce milik anak usaha, PT Sinarniaga Sejahtera (SNS), Garudafood menyediakan Barangkulakan, yang memungkinkan outlet maupun konsumen akhir membeli produk secara mandiri.

Platform ini mendukung pembayaran cashless melalui transfer bank atau QRIS dan juga menyediakan layanan COD. Dian menyebutkan bahwa inisiatif digital ini telah menunjukkan hasil positif dan membantu melengkapi performa kanal distribusi tradisional.

Kanal E-Commerce Menjadi Fokus Pertumbuhan

Meski kontribusi kanal digital masih lebih kecil dibandingkan general trade maupun modern trade, tren pertumbuhannya cukup menjanjikan. Garudafood menilai bahwa pengembangan e-commerce akan menjadi salah satu strategi penting untuk menghadapi pasar yang semakin digital.

“Berbagai inisiatif promosi dan aktivasi digital yang dijalankan selama periode Ramadan menunjukkan hasil positif dengan kontribusi penjualan yang terus meningkat dan melengkapi performa kanal distribusi lainnya,” jelas Dian.

Dengan adanya platform Barangkulakan, konsumen dan outlet dapat melakukan pembelian tanpa bergantung pada kunjungan salesman, sekaligus mempermudah proses pembayaran nontunai. Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan memodernisasi sistem distribusi dan memperluas jangkauan pasar.

Garudafood menargetkan pertumbuhan kuartal I 2026 di atas 10%, didorong momentum Ramadan-Lebaran. Persiapan operasional, ketersediaan stok, serta penguatan distribusi melalui kanal digital dan tradisional menjadi strategi utama.

Produk musiman yang diminati konsumen, bersama pemanfaatan e-commerce, diharapkan meningkatkan kontribusi penjualan sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar nasional.

Dengan langkah ini, Garudafood berupaya menjaga kinerja positif, memanfaatkan momen Ramadan untuk mendorong penjualan, sekaligus memperkuat ekosistem distribusi yang modern dan efisien.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index