JAKARTA - Emas sejak lama dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat karena dinilai stabil dan relatif aman dalam jangka panjang.
Selain mudah diperjualbelikan, emas juga dianggap mampu menjaga nilai kekayaan ketika inflasi terjadi. Namun, tidak semua pemilik emas memahami bahwa kondisi fisik emas juga perlu diperhatikan agar nilainya tetap optimal ketika dijual kembali.
Perawatan emas sebenarnya tidak rumit, tetapi sering kali diabaikan. Padahal, emas yang tidak dirawat dengan baik bisa mengalami perubahan warna, terlihat kusam, bahkan mengalami goresan yang memengaruhi tampilannya. Hal ini terutama terjadi pada emas perhiasan yang sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Berbeda dengan emas batangan yang memiliki kadar kemurnian sekitar 99,90–99,98 persen, emas perhiasan biasanya mengandung campuran logam lain. Campuran tersebut membuat perhiasan lebih kuat, tetapi juga membuatnya lebih rentan mengalami perubahan warna jika tidak dirawat dengan benar.
Karena itu, memahami tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal menjadi penting bagi siapa pun yang menyimpannya sebagai aset jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat, kilau emas dapat tetap terjaga sekaligus mempertahankan nilai jualnya.
Berikut dipaparkan tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan Nita Sari (21), Marketing Senior Sales Toko Mas Jawa Klaten, pada Sabtu (14/2/2026), di Jalan Hos Cokroaminoto Tegalmulyo yang sekaligus merupakan kantor pusat toko perhiasan ternama sejak 1980-an tersebut.
Simpan Emas di Tempat yang Aman dan Kering
Salah satu tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal adalah memastikan emas disimpan di tempat yang aman dan kering. Meskipun emas tidak mudah berkarat, lingkungan yang lembap dapat mempengaruhi campuran logam lain dalam perhiasan emas sehingga menyebabkan perubahan warna.
“Emas itu baiknya disimpan (di tempat aman). Karena emas kan juga mengikuti harga pasaran. Jadi harganya segitu, keuntungannya juga segitu,” terang Nita Sari.
Tempat penyimpanan terbaik untuk emas adalah kotak perhiasan yang memiliki lapisan lembut di dalamnya. Selain itu, penggunaan kantong kain atau plastik khusus perhiasan juga dapat membantu melindungi emas dari goresan akibat gesekan dengan benda lain.
Jika Anda memiliki emas dalam jumlah besar sebagai investasi, menyimpan emas di brankas pribadi atau safe deposit box di bank juga bisa menjadi pilihan. Dengan cara ini, emas tidak hanya terawat dengan baik tetapi juga lebih aman dari risiko kehilangan.
Hindari Kontak Emas dengan Bahan Kimia
Tips berikutnya dalam tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal adalah menghindarkan emas dari paparan bahan kimia. Banyak produk sehari-hari seperti parfum, lotion, sabun, hingga cairan pembersih rumah tangga mengandung zat kimia yang dapat mempengaruhi tampilan emas.
Paparan bahan kimia secara terus-menerus dapat membuat emas tampak kusam dan kehilangan kilau alaminya. Pada beberapa kasus, logam campuran dalam emas perhiasan bahkan dapat mengalami reaksi yang menyebabkan perubahan warna.
Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya lepaskan perhiasan emas saat menggunakan produk kosmetik, berenang di kolam renang, atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang melibatkan bahan kimia. Hal ini juga selaras dengan cara sederhana yang direkomendasikan Nita Sari.
“Kalau untuk dipakai sehari-hari, misal mau pakai lotion sama mandi bisa dilepas dulu (emasnya). Karena kalau emas sendiri kalau misal kena (goresan) di batunya juga kurang bagus,” imbuh Nita Sari.
Bersihkan Emas Secara Berkala
Membersihkan emas secara rutin juga merupakan bagian penting dari tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal. Debu, minyak dari kulit, serta kotoran yang menempel dapat membuat emas terlihat kusam jika dibiarkan terlalu lama.
Proses pembersihan emas sebenarnya cukup mudah dilakukan di rumah. Anda hanya membutuhkan air hangat, sabun cair ringan/campuran deterjen dan soda, dan sikat berbulu lembut untuk membersihkan permukaan emas dengan hati-hati. Sebagai catatan, hindari merendam dengan air mendidih karena bisa merusak emas.
Setelah dibersihkan, emas sebaiknya dikeringkan menggunakan kain lembut agar tidak meninggalkan noda air. Dengan perawatan sederhana ini, kilau emas dapat tetap terjaga sehingga nilai estetika dan investasinya tetap maksimal.
Pisahkan Penyimpanan Emas agar Tidak Tergores
Banyak orang menyimpan berbagai perhiasan dalam satu tempat tanpa memisahkannya. Padahal, hal ini dapat menyebabkan gesekan yang berpotensi menimbulkan goresan pada permukaan emas. Oleh karena itu, memisahkan penyimpanan emas menjadi bagian penting dari tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal.
Setiap perhiasan emas sebaiknya disimpan dalam kantong atau slot yang berbeda. Cara ini membantu menghindari benturan antara cincin, gelang, kalung, atau perhiasan lainnya yang bisa merusak permukaan emas.
Goresan pada emas memang tidak selalu mempengaruhi beratnya, tetapi dapat menurunkan nilai estetika dan harga jualnya. Dengan penyimpanan yang rapi dan terpisah, kondisi emas dapat tetap terjaga dalam jangka waktu yang lama.
Lakukan Pemeriksaan atau Perawatan Profesional
Tips terakhir dalam tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal adalah melakukan pemeriksaan secara berkala di toko emas atau ahli perhiasan. Langkah ini penting terutama bagi perhiasan emas yang sering digunakan.
Ahli perhiasan biasanya dapat membantu membersihkan emas dengan alat khusus yang mampu menghilangkan kotoran secara lebih menyeluruh. Selain itu, mereka juga dapat memeriksa apakah ada bagian yang longgar atau berpotensi rusak.
Perawatan profesional secara berkala membantu menjaga kualitas emas tetap baik. Dengan demikian, emas tidak hanya terlihat indah tetapi juga mempertahankan nilainya sebagai aset investasi jangka panjang.
Perbedaan Sistem Jual Kembali Emas Perhiasan dan Emas Batangan
Setelah mengetahui cara merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal, penting juga memahami sistem harga jual kembali emas perhiasan dan emas batangan. Walaupun sama-sama berbahan emas, keduanya memiliki metode perhitungan harga yang berbeda saat dijual kembali.
Sistem harga jual kembali emas perhiasan biasanya tidak memasukkan biaya pembuatan atau ongkos desain yang dibayar saat pembelian. Toko emas umumnya hanya menghitung kandungan emasnya saja. Karena itu, harga jual kembali perhiasan bisa terkena potongan sekitar 10% hingga 30%.
“Untuk perhiasan 10 karat itu nanti potongannya mulai dari 5,5 persen sampai 10 persen. Untuk 5,5 persen itu untuk perhiasan warna kuning. 6 persen untuk warna rose gold. 10 persen untuk warna putih. Untuk yang 17 karat nanti potongannya mulai dari 8 persen sampai 15 persen,” ujar Nita Sari.
Berbeda dengan perhiasan, emas batangan menggunakan sistem harga buyback. Buyback adalah harga yang ditetapkan oleh produsen atau lembaga penjual emas untuk membeli kembali emas dari konsumen.
“Kalau logam mulia sistemnya bukan potongan tapi ikutnya harga buyback (penjualan kembali). Jadi nanti harga beli sama harga jual ada sendiri,” imbuh Nita Sari.
Emas batangan umumnya memiliki kadar emas murni sekitar 99,99 persen atau 24 karat serta dilengkapi sertifikat resmi. Karena standar kemurnian dan beratnya jelas, harga jual kembali emas batangan biasanya mengikuti harga buyback harian yang diumumkan produsen emas atau pasar emas.
Perbedaan sistem tersebut terjadi karena fungsi emas yang berbeda. Emas perhiasan lebih menonjolkan aspek estetika dan desain, sedangkan emas batangan memang dibuat khusus sebagai instrumen investasi.
Namun terlepas dari perbedaan tersebut, pilihan jenis emas yang akan diinvestasikan tetap bergantung pada tujuan finansial masing-masing. Baik logam mulia, perhiasan, maupun dinar memiliki keunggulan tersendiri sebagai aset.
“Karena emas itu selalu mengikuti harga pasaran, dan akhir-akhir ini juga naiknya cepat, jadi menurut saya itu lebih menguntungkan daripada (investasi) yang lainnya,” ujar Nisa Sari.
“Selain itu bagus banget buat ngamanin aset kita juga. Gini aja contohnya, (semisal) tahun kemarin kita beli (emas) di harga Rp500.000-an. Kemudian di hari ini (emas) tersebut udah di harga Rp1jt lebih. Jadi kan (keuntungan) ngikutin harga sekarang juga. Kita bisa save uang segitu,” pungkasnya.