BMKG Rilis Prediksi Awal Musim Kemarau 2026, Ini Daftar Wilayah yang Mulai Kering April-Juni

Senin, 09 Maret 2026 | 09:23:08 WIB
BMKG Rilis Prediksi Awal Musim Kemarau 2026, Ini Daftar Wilayah yang Mulai Kering April-Juni

JAKARTA - Perubahan musim di Indonesia selalu menjadi perhatian penting bagi berbagai sektor, mulai dari pertanian, pengelolaan air, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari. 

Setiap tahunnya, masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau berlangsung secara bertahap dan tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah.

Memahami perkiraan awal musim kemarau menjadi hal penting agar masyarakat dapat mempersiapkan diri terhadap perubahan kondisi cuaca. Informasi ini juga membantu pemerintah daerah dan sektor terkait dalam merencanakan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan maupun perubahan pola cuaca yang dapat memengaruhi berbagai aktivitas.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun telah merilis prediksi awal musim kemarau untuk tahun 2026. Berdasarkan analisis klimatologi yang dilakukan, musim kemarau diperkirakan akan mulai terjadi secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia dalam rentang waktu April hingga Juni 2026.

BMKG Prediksi Awal Musim Kemarau Terjadi Bertahap

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi awal musim kemarau 2026 di Indonesia yang diperkirakan mulai terjadi secara bertahap mulai April hingga Juni 2026 di berbagai wilayah.

Berdasarkan analisis klimatologi di laman bmkg.go.id, awal musim kemarau tidak terjadi secara bersamaan di seluruh wilayah Indonesia, melainkan berlangsung bertahap sesuai kondisi iklim masing-masing daerah.

Dalam laporan tersebut disebutkan, sebagian wilayah Indonesia diperkirakan mengalami awal musim kemarau lebih cepat daripada kondisi normal.

Sekitar 46,5 persen wilayah atau 325 Zona Musim (ZOM) diprediksi memasuki musim kemarau lebih awal daripada biasanya.

Sementara 24,7 persen wilayah atau 173 ZOM diperkirakan mengalami awal musim kemarau sesuai dengan kondisi normalnya.

Adapun sekitar 10,3 persen wilayah atau 72 ZOM diprediksi mengalami awal musim kemarau yang lebih lambat daripada biasanya.

Wilayah yang Diperkirakan Masuk Musim Kemarau April 2026

Beberapa wilayah yang diperkirakan mulai memasuki awal musim kemarau pada April 2026 antara lain:

Jawa Barat bagian utara
Pesisir utara dan selatan Jawa Tengah
Sebagian besar Daerah Istimewa Yogyakarta
Sebagian kecil Sulawesi Selatan
Sebagian wilayah Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

Wilayah-wilayah tersebut diprediksi menjadi daerah yang lebih awal mengalami peralihan musim dibandingkan daerah lainnya. Perubahan pola cuaca ini biasanya ditandai dengan berkurangnya intensitas hujan serta meningkatnya periode hari tanpa hujan.

Daerah yang Mengalami Musim Kemarau Mei 2026

Pada Mei 2026, jumlah wilayah yang diprediksi memasuki awal musim kemarau meningkat. Beberapa daerah yang diperkirakan mulai mengalami musim kemarau pada periode ini yaitu:

Aceh bagian utara
Sebagian Sumatera Utara
Riau bagian tenggara
Sebagian Jambi
Sumatera Selatan bagian tengah
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Tengah bagian tenggara
Kalimantan Selatan bagian barat
Bali bagian tengah
Papua Pegunungan
Papua bagian timur
Sebagian Papua Selatan

Peningkatan jumlah wilayah yang memasuki musim kemarau pada Mei menunjukkan bahwa masa transisi menuju musim kemarau mulai meluas di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagian Wilayah Mulai Kemarau pada Juni 2026

Sementara itu, Juni 2026 diperkirakan menjadi periode ketika lebih banyak wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau, yaitu sekitar 23,3 persen wilayah. Daerah tersebut antara lain:

Sebagian besar Aceh
Sumatera Barat
Riau
Jambi bagian tengah
Sebagian Bengkulu
Kepulauan Bangka Belitung
Sebagian Sumatera Selatan
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan bagian timur
Kalimantan Timur
Sebagian Sulawesi Utara
Gorontalo bagian utara
Sebagian besar Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara bagian selatan
Sebagian wilayah Maluku
Sebagian Papua Barat
Papua bagian timur

Periode ini diperkirakan menjadi fase ketika sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau secara bertahap.

BMKG Imbau Masyarakat Waspada Perubahan Cuaca

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan kondisi cuaca selama masa peralihan menuju musim kemarau.

Masa transisi antara musim hujan dan musim kemarau sering kali ditandai dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, termasuk potensi hujan yang masih terjadi di beberapa wilayah.

Dengan mengetahui prediksi awal musim kemarau, masyarakat dapat mempersiapkan berbagai aktivitas, termasuk sektor pertanian, pengelolaan sumber daya air, serta mitigasi potensi kekeringan di beberapa daerah.

Informasi prakiraan musim ini juga diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah serta sektor terkait dalam menyusun langkah antisipasi yang tepat. Dengan perencanaan yang baik, dampak perubahan musim terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat dapat diminimalkan.

Terkini